MANAJEMEN KEPERAWATAN

MANAJEMEN  KEPERAWATAN

Oleh : Wahyudi Hermawan

Re write from : harnawatiaj

Jadilah perawat yang cerdas…

Yang bekerja tidak hanya memperhitungkan sebesar apa hak yang seharusnya saya dapatkan…

Marilah kita menghitung kembali ….sejauhmana kewajiban kita telah kita  tunaikan…..

Jangan-jangan gaji  yang relatif kecil kita dapatkan saat ini ….sebenarnya belum seimbang dengan  kewajiban yang seharusnya telah kita tunaikan …..

Ada sebuah cerita…. dan mungkin juga sebuah harapan….dan semoga bukan sekedar  mimpi….

Di sebuah rumah sakit Islam…di kota sukabumi, Tepatnya pada tanggal satu, artinya awal bulan ktika semua karyawan dari, cleaning service, Laundry, Lab, Gizi, Perawat, Dokter dan semua karyawan lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu…. Ya tentunya pada awal bulan semuanya akan tersenyum karena mendapatkan  Gaji tentunya….

Ketika semua orang sibuk membelanjakan gajinya untuk keluarganya…..alkisah ada seorang perawat yang dengan terengah-engah datang ke bagian SDM bahwa dia telah menerima gaji lebih dari yang seharusnya dia dapatkan…..

Bagian SDM bingung karena sistim penghitungan sudah sedemikian rupa sehingga ketika diperiksapun ternyata tidak ada yang salah…..ternyata perawat tersebut merasa bahwa  selama bulan itu dia pernah  satu hari tidak masuk kerja karena ada kepentingan mendadak yang  sebenarnya dia sudah meminta izin untuk hal tersebut…..

Hebat sekali perawat ini….saya menjadi malu  menuliskannya….. akankah kita mampu seperti perawat itu…..

Seandainya kita belum mampu…..mari kita sama-sama menjaga agar kita tidak hanya fokus pada apa yang menjadi hak kita…. tapi juga kewajiban apa yang belum kita tunaikan untuk mendapatkan hak kita secara barokah…..

Salam Kompak !!

Ada oleh-oleh biar semuanya cerdas menghisab diri yang berhubungan dengan hak dan kewajiban ….silahkan baca artikel di bawah ini…..

MACAM-MACAM CARA DINAS PERAWAT

  • 7 jam/shift : 6 hari kerja : 40 jam/minggu.
  • 8 jam/shift : 5 hari kerja : 40 jam/minggu.
  • 10 jam/shift : 4 jam kerja : 4 jam/minggu.

PERHITUNGAN TENAGA KEPERAWATAN.

  1. Peraturan Menkes RI No. 262/Menkes/Per/VII/1979, tentang perbandingan tempat tidur dengan jumlah perawat :
    RS tipe A – B, perbandingan minimal. 3 – 4 perawat : 2 tempat tidur.
  2. Hasil workshop perawatan di ciloto, 1971.
    Jumlah perawat : Pasien = 5 : 9/shift, dengan 3 shift/24 jam dengan perhitungan sbb :
    – Hari kerja efektif/tahun : 225 – 260 hari.
    – Libur mingguan : 52 hari.
    – Cuti tahunan : 12 hari.
    – Hari besar : 10 hari.
    – Sakit/Izin : 12 hari.
    – Cuti hamil rata-rata : 29 hari.
  3. .Menurut Depkes Filipina tahun 1984.
    -Jam rata-rata pasien dalam 24 jam.
    * Interna 3,4 jam.
    * Bedah 3,5 jam.
    * Bedah dan interna 3,4 jam.
    * Post partum 3,0 jam.
    * Bayi 2,5 jam.
    * Anak-anak 4,0 jam.
  4. Menurut Althaus et al 1982 dan Kirk 1981 :
    – Level I (Minimal) : 3,2 jam.
    – Level II (Intermediate) : 4,4 jam.
    – Level III (Maksimal) : 5,6 jam.
    – Level IV (intensif care) : 7,2 jam.

KLASIFIKASI PASIEN

  1. Self Care

    Membutuhkan waktu 1 – 2 jam dengan waktu efektif 1,5 jam/24 jam.

  2. Minimal Care.
    Membutuhkan waktu 3 – 4 jam dengan waktu efektif 3,5 jam/24 jam.
  3. Intermediate Care
    Membutuhkan waktu 5 – 6 jam dengan rata-rata waktu efektif 5,5 jam/24 jam.
  4. Modified Intensif Care.
    Membutuhkan waktu 7 – 8 jam dengan waktu rata-rata 7,5 jam/24 jam.
  5. Intensif Care.
    Membutuhkan waktu 10 – 14 jam dengan rata-rata efektif 12 jam/24 jam.

CARA MENGHITUNG JUMLAH PERAWAT/TAHUN :

  1. Disesuaikan dengan kebijakan RS yaitu dengan :
    Menentukan jumlah perawatan efektif pasien dalam 24 jam.
    Jumlah hari kerja efektif perawat dalam 1 tahun.
    Penggunaan tempat tidur rata-rata.
    Analisa kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pasien.
  2. Jumlah jam perawatan yang dibutuhkan/tahun :
    Jumlah rata-rata pasien/hari x rata-rata jam perawatan dalam 24 jam x jumlah hari dalam 1 tahun.
  3. Jam kerja perawat dalam 1 tahun :
    Hari kerja efektif x jam kerja sehari.
  4. Tenaga yang dibutuhkan :
    Jumlah jam perawatan dalam I tahun
    Jumlah jam perawat dalam 1 tahun

PERHITUNGAN TENAGA YANG CUTI HAMIL

  1. Cara menghitung jumlah perawat yang bertugas dalam 24 jam.
    Cari jumlah seluruh petugas perawatan yang dibutuhkan/24 jam.
    Rata-rata jumlah pasien x rata-rata jam perawatan pasien dalam 24 jam
    Jumlah jam kerja/hari
  2. Cara menghitung jumlah perawat yang bebas tugas :
    Total jumlah hari yang tidak dibutuhkan x karyawan yang bekerja
    Total jumlah hari kerja/tahun/orang

CARA LAIN PERHITUNGAN TENAGA

  1. Cara Ratio.
    – SK Menkes No. 262 tahun 1979.
    TIPE RS TM/TT TPP/TT TNPP/TT T NON P/TT
    A & B 1/( 4-7 ) ( 3-4 )/2 1/3 1/1
    C 1/9 1/1 1/5 ¾
    D 1/15 ½ 1/8 2/3
    E Disesuaikan

    KETERANGAN :
    TM : Tenaga medis.
    TPP : Tenaga paramedis perawatan/tenaga perawat.
    TNPP : Tenaga non paramedis perawatan.
    T non P : Tenaga non perawatan.
    TT : Tempat tidur.

    Contoh :
    Sebuah RS tipe C dengan jumlah TT 100 buah, kebutuhan tenaga sebagai berikut :
    10-11 tenaga medis.
    100 tenaga paramedis.
    20 tenaga pembantu perawat.
    75 tenaga adm. Umum, keuangan dan urusan non medis lainnya.

  2. Cara Need.
    Menghitung kebutuhan berdasarkan beban kerja yang kita perhitungkan sendiri, sehingga memenuhi standar profesi.
    Diskripsi tentang pelayanan yang diberikan kepada pasien.
    Standar waktu yang diperlukan agar berjalan baik (Hudgin’s 82).
  3. Cara Demand.
    Menurut kegiatan yang nyata dilakukan oleh perawat.
    Menurut Tatuko (1992) :
    – Kasus gawat darurat : 86,31 menit.
    – Kasus mendesak : 71,28 menit.
    – Kasus tidak mendesak : 33,69 menit.
    Kebutuhan pasien menurut Depkes Filipina, 1984
  4. Formula Lokakarya keperawatan.
    A x 52 x 7 x TT x BOR + 25 %.
    41 mg x 40 jam.
    Keterangan :
    A : Rata-rata jam perawatan/hari.
    TT : Tempat tidur.
    S2 : Jumlah minggu dalam 1 tahun.
    25 % : Penyesuaian terhadap produktivitas.
    BOR : Kapasitas pemakaian tempat tidur.
  5. Formula Gillies (1994).
    A x B x 365
    (365 – hari libur x jam kerja/hari).
    Keterangan : A : Rata-rata jam perawatan/hari.
    B : Sensus harian rata-rata.
    Rumus sensus harian : TT x BOR
  6. Formula NINA (1990).
    – Tahap 1
    Hitung A : Jumlah jam perawatan dalam 24 jam perpasien.
    – Tahap 2
    Hitung B : A x TT.
    – Tahap 3
    Hitung C : Jumlah jam perawatan seluruh pasien selama 1 tahun.
    C = B x 365
    – Tahap 4
    Hitung D : Jumlah perkiraan realistis jam perawatan yang perawatan yang dibutuhkan
    selama 1 tahun.
    D = C x BOR/80
    – Tahap 5
    Diperoleh E : Jumlah tenaga perawat yang dibutuhkan.
    E = D/1878
    Hari efektif – 52 dan jam kerja.
    Efektif perhari (8-2 jam).

4 Komentar

  1. prwt anak said,

    Februari 13, 2013 pada 4:54 pm

    klo rata2 jmlh pasien perhari 15 anak. brp kbtuhan tenaga per shift?

  2. Januari 11, 2015 pada 12:33 pm

    referensi klasifikasi pasien?

  3. Dilla Seftiyani said,

    Januari 14, 2015 pada 10:30 am

    Apakah ada peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur tentang jam kerja perawat (jam shift) ?
    Tks

  4. Julistina said,

    Juni 17, 2016 pada 6:48 am

    Tlg di beri contoh yg sift di rs
    Bgmn spt ini dinas nya pppssslsmml mmg kl udah dinas mlm 2 hr libur nya cuma 1 hr? Pas ditanya mmg bgt aturan dr kprwt


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: