ARTRITIS REUMATOID

Atritis Reumatoid (RA) adalah penyakit inflamasi otoimun sendi dan berbagai sistem organ. Pada gangguan ini, inflamasi sinovial menghasilkan antigen dan produk-produk inflamasi yang menyebabkan kerusakan kartlago sendi, edema dan jaringan granulasi (pannus). Pannus membentuk perlekatan pada permukaan sendi dan menopang struktur-struktur seperti ligamen dan tendon, mengakiatkan kontraktur dan ruptur yang mendegradasi struktur  dan mobilitas sendi.

INTERVENSI KEPERAWATAN

PEMANTAUAN

1. Pantau lamanya kekakuan sendi pada saat muncul

2. Pantau tindakan pengontrol yeri

3. Pantau adanya tanda dan gejala yang mengindikasikan reaksi yang merugikan dari obat-obatan, seperti ruam, gejala visual. distress GI

4. Pantau kemampuan fungsional

TINDAKAN KEPERAWATAN MANDIRI

1.    Berikan kompres panas atau dingin pada sendi yang sakit selama 15 menit sampai 20 menit , tiga atau empat kali sehari.

2.    Berikan atau ajarkan pemakaian sendiri agens-agens farmakologik

Anjurkan klien ketika peredaan nyeri yang diharapkan berdasarkan mekanisme kerja obat.

3.    Anjurkan penggunaan tindakan pengendali nyeri tambahan

a. Relaksasi otot progresif

b. TENS

c. Umpan balik biologis.

4.    Anjurkan mandi air hangat di pagi hari setelah bangun tidur untuk mengurangi kekakuan di pagi hari dan mengurangi immobilitas.

5.    Anjurkan tindakan-tindakan untuk melindungi sendi yang sakit :

a. Lakukan latihan rentang gerak (ROM) dengan perlahan

b. Gunakan Bidai

c. Bantu aktivitas hidup sehari-hari (ADL) bila perlu

6.    Anjurkan  latihan yang konsisten dengan tingkat aktivitas penyakit

7.    Rujuk ke terapi fisik dan okupasi

8.    Berikan pereda nyeri sebelum aktivitas perawatan diri

9.    Jadwalkan periode istirahat yang adekuat

10. Bantu klien mendapatkan alat bantu yang sesuai seperti dudukan kloset yang ditinggikan, alat makan khusus dan tarikan resleting.

11.  Waspadai masalah-masalah potensial dalam pekerjaan, perawatan anak, pemeliharaan rumah, dan fungsi-fungsi sosial  dan keluarga yang dapat terjadi akibat RA

12.  Anjurkan pasien untuk mengungkapkan masalah dan perasaannya.

13.  Bantu dengan pendekatan pemecahan masalah untuk mengeksplorasi pilihan dan mendapatkan kontrol area masalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: